Tips Membeli Tanah Investasi

Tanah selalu menjadi sasaran untuk memperoleh keuntungan berlipat di masa yang akan datang, mengingat investasi tanah tidak memerlukan perawatan namun memiliki keuntungan yang pasti kalau mau dijual kembali. Bagi Anda yang berencana membeli tanah dengan tujuan investasi ataupun bangun rumah, maka ada banyak pertimbangan dan kehati-hatian sebelum memutuskan membeli tanah. Berikut beberapa tips dalam membeli tanah.

a. Slow down

Perbanyak referensi dan perbandingan khusus masalah harga dan lokasi, karena banyak pilihan tanah yang di jual, carilah lokasi yang paling strategis untuk 5 tahun kedepan ada keuntungan bila dijual kembali.

b. Hindari membeli tanah yang di jual perkavling.

Jual tanah murah bisa didapatkan dengan mencari tanah yang masih asli, belum dipatok kavling.

c. Jual butuh.

Tanah dijual lebih  murah atau bisa dinego apabila pemilik menjual tanahnya karena terpaksa yang di sebabkan oleh desakan ekonomi (butuh duit).

d. Prediksi keuntungan pasti.

Perkirakan Anda pasti untuk untuk dijual pada 3 tahun mendatang dengan minimal untuk 17%, bila memenuhi maka tanah tersebut potensial di jadikan investasi.

e. Jangan sembarangan memilih posisi tanah yang dijual

Tanah yang sulit untuk naik harga jualnya adalah tanah yang lokasinya di tepi kali, di bawah sutet, atau bersebelahan dengan area mudah terbakar meledak dan terbakar seperti depo bbm atau gas.

f. Pilih lokasi strategis dan “menjual”

Yaitu lokasi tanah yang pada lalulintas seperti pinggir jalan raya, jalan protokol atau dengan dengan fasilitas umum.

g. Periksa teritorial tanah yang di jual

Pastikan area sekitar dalam kondisi aman, akses mudah, bukan tanah di tengah konflik.

h. Krocek keabsahan sertifikatnya.

Ini merupakan hal sangat penting sebelum membeli tanah agar supaya tidak tertipu, pastikan surat surat lengkap dan terdaftar di BPN yang meliputi:

  • Sertifikat tanah asli, girik atau petok B.
  • PBB yang dibayar rutin (tidak ada tunggakan).
  • Dan berkas lain yang di perlukan.

Ada hal lain yang sering terlewat namun dampak akan menyusahkan, maka perhatikanlah hal-hal berikut ini sebelum membeli tanah agar supaya tidak tertipu:

  • Perjanjian balik nama sertifikat biaya di tanggung pembeli atau penjual atau 50:50.
  • Cek nama pemilik di sertifikat, benar atas nama penjual langsung atau nama orang lain.
  • Cek apakah tanah warisan atau tanah dengan pemilih 1 orang namun belum di pecah, maka harus segera diurus pemecahan untuk di jadikan sertifikat secara terpisah.
  • Pastikan semua suratnya adalah resmi dan bisa di kroscek ke BPN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s