REMAJA DISPLIN? SIAPA TAKUT?

Disiplin

Disiplin

Sering kali kita begitu semangat memulai kebiasaan baru, misalnya membereskan tempat tidur setiap pagi, tidak menunda mengerjakan PR, ikut les piano, atau menyediakan waktu dua jam untuk belajar tiap malamnya. Namun, niat untuk mendisiplinkan diri itu selalu saja kandas hanya beberapa hari setelah kita memutuskan untuk memulai.

Salah satu cara untuk mengatasi masalah klasik ini adalah dengan mengikatkan diri serta meminjam kekuatan dari orang lain. Misalnya, kalian berniat untuk disiplin belajar minimal dua jam setiap malam. Mengikatkan diri pada orang lain berarti menyampaikan niat kalian pada orang tua dan meminta dukungan mereka. Selain itu kalian bisa juga mencari teman yang memiliki niat serupa atau bahkan sudah bisa mendisiplinkan diri dalam hal yang kalian inginkan, misalnya kakak atau adik kalian. Kalian bisa belajar untuk mulai membangun satu sama lain.

Selain mengikatkan diri pada orang lain, berikut ini adalah beberapa cara yang dapat kalian praktikkan untuk mulai membangun disiplin diri.

  1. Membangun motivasi

Hal pertama yang diperlakukan untuk membangun disiplin diri adalah motivasi. Bagi kebanyakan orang, memulai kebiasaan baru tidaklah mudah. Perlu tenaga ekstra untuk melakukannya. Tenaga tersebut akan diperoleh jika seseorang memiliki motivasi misalnya dengan bercermin pada seseorang dalam hidupmu yang telah berhasil membangun disiplin diri.

  1. Menetapkan target dalam waktu tertentu

Dengan membuat target dalam batas waktu tertentu, secara tidak langsung kamu akan belajar disiplin dan merencanakan segala hal dengan teratur agar target kamu tercapai. Mungkin pada awalnya kamu merasa sedikit terpaksa. Namun, jika dapat bertahan di saat-saat awal dan terus melakukannya berulang-ulang, hal itu akan menjadi kebiasaan yang akan berjalan dengan sendirinya.

 

  1. Jangan menunda

Jangan lakukan besok apa yang dapat kamu lakukan hari ini. Intinya, jangan pernah menunda sesuatu. Kerjakan semua tugas dengan segera. Semakin lama kamu menunda sesuatu, semakin sulit bagimu untuk memulainya kembali.

  1. Bangunlah komitmen

Tanpa tekad dan komitmen yang kuat, semua jadwal yang telah kamu susun dan target yang telah kamu tetapkan hanya akan menjadi wacana. Sebelum seseorang berkomitmen, selalu ada keragu-raguan dan peluang untuk mundur. Karena itu, kuatkan komitmenmu untuk mulai membangun disiplin diri. Bila kamu kesulitan, mulailah dari hal yang paling mudah. Selanjutnya, tingkatkan kadarnya dari hari ke hari.

  1. Lakukan sekarang

Setelah semua perangkat untuk membangun disiplin diri seudah siap, langkah terakhir adalah: “Lakukan!” Lakukan semua yang telah kamu tetapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan terlalu memikirkan hasilnya. Lakukan saja. Just do it!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s