Review Buku “Pride and Prejudice”

Judul Buku: Pride and Prejudice

Pengarang: Jane Austen

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah halaman: 168 halaman

Cetakan: Mei 2005

Harga: –

IMG-20130403-00212

Ini termasuk salah satu buku favoritku. Buku ini milik kakak perempuanku yang kuliah di jurusan sastra Inggris. Beliau bilang ini buku bagus, baik ceritanya maupun bahasanya sehingga dijadikan literatur di kuliahnya. Buku ini menggunakan bahasa Inggris namun sudah disesuaikan dengan pembaca Indonesia, dan diberi keterangan istilah bahasa Inggris dalam bahasa Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan kebudayaan di Inggris agar pembaca lebih mengerti ceritanya.

Buku ini bercerita tentang suatu keluarga bernama keluarga Bennet yang memiliki 5 atau 6 anak perempuan (hahaha kali ini aku benar-benar ngarang deh, soalnya bukunya tidak ada di sampingku sekarang, jadi aku menceritakan sesuai ingatanku saja yah :p). Mereka bukan keluarga miskin, melainkan ekonomi menengah dimana mereka mampu mencukupi seluruh kebutuhan mereka dan masih berlebih sedikit. Sang ibu benar-benar berambisi untuk menikahkan minimalnya satu putrinya dengan keluarga kaya, dan beliau benar-benar berharap pada putri pertama, dimana ia yang paling cantik dan memiliki kepribadian yang baik. Jane Bennet namanya. Suatu hari di kota kecil dimana mereka tinggal datanglah keluarga kaya, bernama keluarga Bingley, dan sebagai perkenalan mereka mengadakan pesta dansa, dan keluarga Bennet termasuk dalam undangan. Semua anggota keluarga Bennet menghadiri pesta dansa tersebut dan Mrs. Bennet berusaha agar Jane bisa menarik perhatian Mr. Bingley yang masih bujangan, dan memang kelihatannya Mr. Bingley tertarik pada Jane, begitu pula sebaliknya. Elizabeth Bennet atau Lizzy, putri kedua keluarga Bennet merupakan gadis yang pintar dan kritis. Dia tidak terlalu menyukai Mr. Bingley, namun demi kebahagiaan kakaknya, ia mendukung hubungan tersebut. Perhatian Lizzy malah jatuh pada teman Mr. Bingley, yaitu Mr. Darcy, yang juga berasal dari keluarga kaya dan masih bujangan. Tidak seperti Mr. Bingley yang ramah, Mr. Darcy memiliki kepribadian yang angkuh. Kesan pertama antara Lizzy dan Mr. Darcy tidak begitu baik. Bagaimana kelanjutan ceritanya? Hubungan antara Jane Bennet-Mr. Bingley dan Elizabeth Bennet-Mr. Darcy penuh dengan intrik khususnya karena adanya prasangka dan keangkuhan di antara mereka.

“Pride and Prejudice” telah dibuat filmnya, jadi yang kesulitan untuk membaca bukunya bisa menonton film tersebut. Aku juga suka filmnya, yang aku inget Keira Knightley (tulisannya bener ga ya?) memerankan sebagai Elizabeth Bennet.

Rekomendasi: gold stargold stargold stargold starwhite star

3 thoughts on “Review Buku “Pride and Prejudice”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s