Karya yang baik adalah karya yang selesai

Advertisements

Comeback

Daridulu pengen cerita tentang pengalaman melahirkan anak pertama.. ditunda terus karena kesibukan ngurus anak.. hehe.. padahal anak baru satu, anaknya kalem lagi.. emang Bunda Iyas banyak alesan.. huehuehue..

Kemarin memaksakan diri untuk nulis dalam rangka Iyas berumur 1 tahun.. tapi yah dadah bye bye.. rencana tinggal kenangan.. sekarang Iyas dah jalan usia 20 bulan.. wkwkwk..

Terus, saya pinjem buku Happy Little Soul(HLS)nya adek. Ya, antusias banget pengen kelarin baca di sela2 kesibukan sebagai bunda, soalny penasaran dengan perjalanan hidup Ibuk dan Kirana yang pinter lucu menggemaskan (stalking di IGnya).

Alhamdulillah dh kelar bacanya.. beberapa ada yng diskip misal pas bagian DIY nya karena saya ga bakat dan kurang telaten bikin gituan.. huhu..

Satu hal, setelah baca buku Ibuk, saya jadi terkenang dengan pengalaman melahirkan Iyas. Pengalaman Ibuk membawa jauh saya ke 20 bulan lalu (ga jauh2 banget sih). Saya jadi tambah sayang sama Iyas karena teringat perjuangan hamil dan melahirkan. Saya jadi lebih bersabar terhadap Iyas, kecuali saat PMS..

Yang kedua, saya jadi I like myself.. hahaha..

Ibuk begitu manusiawi.

Saya membayangkan baca buku HLS dengan teori parenting yang ketat, ga boleh ini itu, dll.

Ibuk sama seperti kebanyakan Ibu-ibu lainnya.. jadi, dengan baca buku HLS memunculkan secercah pengharapan bahwa kita pun bisa (terus berusaha) menjadi ibu yang baik dan punya anak kayak Kirana. Dengan kelebihan masing-masing anak tentunya.

Btw, share pengalaman melahirkannya next post aja deh.. Iyas dh bangun dan mulai beraksi.. jd saya main sama Iyas doeloe.. hehe

Ruko atau Kios? Apa Bedanya?

Bila Anda ingin berinvestasi dalam bidang properti khususnya di segmen komersial, maka berinvestasi di rumah toko (ruko) atau toko/kios dapat menjadi suatu pilihan. Keduanya sekilas tidak berbeda, namun apabila dicermati keduanya mempunyai perbedaan jika dikaitkan dengan investasi. Dilansir dari sebuah situs finance, ruko dan kios mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

  • Ruko

Jika Anda berinvestasi (jual atau sewa ruko), kelebihannya adalah ruko banyak diminati oleh para pelaku bisnis terlebih lagi jika ruko itu terletak di kawasan ‘basah’, sebut saja kawasan bisnis, perdagangan, atau tempat lainnya

Selain itu, apabila ruko berada di kawasan ‘basah’, untuk cepat larisnya bisa cepat karena sangat prospektif, dan patut diperhatikan prospek ruko ini sangat tergantung dari lokasinya.

Ruko di wilayah strategis itu biasanya mahal, tetapi Anda bisa memilih ruko yang harganya agak sedikit murah seperti jual ruko yang berada di pinggiran kota.

Namun pertimbangkan juga apakah nantinya di wilayah tersebut memiki potensi untuk berkembang beberapa tahun yang akan datang atau tidak? Jika iya, Anda bisa membelinya namun jika tidak, Anda sebaiknya pikir-pikir lagi.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sumber gambar: www.citraindahcibubur.com

Dan untuk mengetahui perkembangan tempat itu Anda bisa melihatnya dari fasilitas umum dan akses kendaraan yang akan dibangun dan juga pertumbuhan perumahan di daerah sekitarnya. Namun berinvestasi di ruko juga mempunyai kekurangan, salah satunya adalah ruko ini sangat rentan terhadap krisis ekonomi.

  • Kios/toko

Kelebihannya, permintaan untuk kios/toko ini sangat tinggi jika berada di kawasan perdagangan. Belum lagi dengan capital gain yang akan diperoleh dalam waktu jangka panjang (lebih dari lima tahun), semakin ramai dan banyak transaksi di sebuah lokasi kios/toko, maka capital gain semakin tinggi.

Kekurangannya mungkin hampir sama dengan ruko, yaitu lokasi. Memang tak dipungkiri lokasi ini memegang peranan penting. Jadi jika Anda salah mendapatkan atau mendirikan kios/toko di lokasi yang tidak strategis, bukan untung yang Anda dapatkan melainkan buntung.

toko

Sumber gambar:  www.rajarakminimarket.com

Sewa kios atau toko merupakan salah satu strategi yang bisa dilakukan, jika Anda belum mempunyai cukup modal untuk membeli sebuah kios/toko. Jika keuntungan yang diperoleh besar dan relatif cepat, maka Anda dapat merencanakan untuk membeli kios/toko sendiri.

Tips Membeli Tanah Investasi

Tanah selalu menjadi sasaran untuk memperoleh keuntungan berlipat di masa yang akan datang, mengingat investasi tanah tidak memerlukan perawatan namun memiliki keuntungan yang pasti kalau mau dijual kembali. Bagi Anda yang berencana membeli tanah dengan tujuan investasi ataupun bangun rumah, maka ada banyak pertimbangan dan kehati-hatian sebelum memutuskan membeli tanah. Berikut beberapa tips dalam membeli tanah.

a. Slow down

Perbanyak referensi dan perbandingan khusus masalah harga dan lokasi, karena banyak pilihan tanah yang di jual, carilah lokasi yang paling strategis untuk 5 tahun kedepan ada keuntungan bila dijual kembali.

b. Hindari membeli tanah yang di jual perkavling.

Jual tanah murah bisa didapatkan dengan mencari tanah yang masih asli, belum dipatok kavling.

c. Jual butuh.

Tanah dijual lebih  murah atau bisa dinego apabila pemilik menjual tanahnya karena terpaksa yang di sebabkan oleh desakan ekonomi (butuh duit).

d. Prediksi keuntungan pasti.

Perkirakan Anda pasti untuk untuk dijual pada 3 tahun mendatang dengan minimal untuk 17%, bila memenuhi maka tanah tersebut potensial di jadikan investasi.

e. Jangan sembarangan memilih posisi tanah yang dijual

Tanah yang sulit untuk naik harga jualnya adalah tanah yang lokasinya di tepi kali, di bawah sutet, atau bersebelahan dengan area mudah terbakar meledak dan terbakar seperti depo bbm atau gas.

f. Pilih lokasi strategis dan “menjual”

Yaitu lokasi tanah yang pada lalulintas seperti pinggir jalan raya, jalan protokol atau dengan dengan fasilitas umum.

g. Periksa teritorial tanah yang di jual

Pastikan area sekitar dalam kondisi aman, akses mudah, bukan tanah di tengah konflik.

h. Krocek keabsahan sertifikatnya.

Ini merupakan hal sangat penting sebelum membeli tanah agar supaya tidak tertipu, pastikan surat surat lengkap dan terdaftar di BPN yang meliputi:

  • Sertifikat tanah asli, girik atau petok B.
  • PBB yang dibayar rutin (tidak ada tunggakan).
  • Dan berkas lain yang di perlukan.

Ada hal lain yang sering terlewat namun dampak akan menyusahkan, maka perhatikanlah hal-hal berikut ini sebelum membeli tanah agar supaya tidak tertipu:

  • Perjanjian balik nama sertifikat biaya di tanggung pembeli atau penjual atau 50:50.
  • Cek nama pemilik di sertifikat, benar atas nama penjual langsung atau nama orang lain.
  • Cek apakah tanah warisan atau tanah dengan pemilih 1 orang namun belum di pecah, maka harus segera diurus pemecahan untuk di jadikan sertifikat secara terpisah.
  • Pastikan semua suratnya adalah resmi dan bisa di kroscek ke BPN

Serba Serbi Mencari Hunian di Jakarta

Usaha jual-beli property merupakan usaha yang menghasilkan rupiah yang lebih banyak jika ditekuni dengan cermat dan baik. Keuntungan bisa dihasilkan dengan mengetahui perbedaan pada setiap wilayah, khususnya di wilayah Jakarta. Hal ini tentunya membutuhkan pengetahuan yang baik mengenai nilai jual tanah terkini. Diperlukan informasi yang bisa didapatkan melalui kantor-kantor pemerintahan yang khusus mengurus hal ini misalnya Instansi Badan Pertanahan Nasional di setiap wilayah atau juga browsing melalui internet.

Rumah dijual di jakarta (ataupun rumah dijual di wilayah manapun) yang memiliki sertifikat serta IMB harganya cenderung lebih tinggi dengan tipe rumah yang sama namun tidak memiliki dokumen tersebut. Kemudian setelah membelinya, Anda harus mempunyai modal untuk mempercantik rumah tersebut.

Anda harus memiliki cukup modal untuk membeli unit property. Anda harus memastikan bahwa anda mendapatkan harga termurah dari unit property yang Anda beli. Pertimbangan mengenai lokasi juga harus Anda masukkan pada list of requirement pembelian tersebut. Karena lokasi merupakan salah satu faktor untuk dapat meningkatkan harga jual rumah Anda. Anda juga wajib meneliti dengan cermat dan seksama keaslian dan kelengkapan dokumen dari hunian tersebut.

Sewa rumah di jakarta merupakan salah satu solusi bagi Anda yang belum punya cukup modal untuk membeli unit property di Jakarta. Jika Anda berencana tidak menetap di Jakarta dalam waktu yang cukup lama, maka ini merupakan pilihan yang bisa dipertimbangkan. Anda akan mendapatkan fasilitas yang lebih banyak dengan menyewa sebuah rumah daripada harus tinggal di tempat kos. Anda juga bisa mengajak beberapa rekan (bisa rekan kerja) untuk patungan tinggal di rumah yang disewa agar beban sewa rumah bisa dibagi dengan teman Anda.

Trisemester Pertama Bagian Pertama

Alhamdulillah, 3 bulan yang lalu, aku dan suami mendapat amanah anak yang dititipkan pada rahimku. Ini merupakan anugerah yang indah, dimana tidak semua pasangan dikaruniai anak dalam waktu yang segera. Saat itu, kami masih melakukan adaptasi atas hadirnya janin di rahimku. Aku, jelas sekali, mengalami beberapa beberapa perubahan dalam tubuhku secara keseluruhan. Suami pun juga begitu. Dia berusaha mengerti keadaan istrinya yang sedang berbadan dua. Pernah, dia sendiri yang tiba-tiba mengalami mual, dan hampir muntah, sedangkan kalau suami sedang mual, aku biasa saja, mualku hilang… ^^

Yap, seperti yang lainnya, aku juga mengalami mual dan muntah. Pada awalnya kukira hanya masuk angin biasa, karena beberapa kali “motoran” bolak balik Indramayu-Karangampel. Oleh karena itu, aku beraktivitas seperti biasa, bahkan sempat main futsal dan jalan santai pada HUT PGRI November 2015 lalu ^^. Setelah main futsal, badanku sering merasa cepat capek dan lemas. Masih, kukira aku hanya kelelahan.

Namun, aku mulai waspada sebab aku belum datang bulan untuk November ini. Aku sampaikan hal ini pada suamiku. Akhirnya kami berusaha agar lebih berhati-hati lagi menjaga kesehatanku. Aku tidak diperbolehkan mengendarai motor dari Indramayu-Karangampel, dan makananku pun dijaga. Suami sempet memintaku untuk minum susu untuk persiapan kehamilan, namun karena aku benci susu dari dulu, tentu aku menolaknya.. Aku bertanya dan browsing alternatif pengganti susu, saking menghindari untuk minum susu. Obat atau zat kimia yang masuk ke tubuhku juga dijaga.

Akhirnya kami melakukan testpack. Sempet kami menunda untuk melakukan testpack, sampai menunggu 2 minggu telat hari pertama haidku yang biasa (berdasarkan informasi yang diperoleh dari internet). Akhirnya karena tidak sabar untuk mengetahui apa yang terjadi pada tubuhku, akupun meminta suami untuk membeli testpack. Dini hari, tanpa membangunkan suami, aku melakukan testpack itu sendiri. Dan alhamdulillah, ada dua garis merah terlihat di alat tersebut. Walaupun sudah menduga apa terjadi pada tubuhku, tetap aku sangat senang dengan hasil ini. Akan ada calon manusia di dalam rahimku. Aku akan jadi seorang ibu. Aku tinggalkan alat itu di kamar mandi, biar suamiku lihat sendiri hasilnya nanti Subuh. Sebelum Subuh, suami bangun dan mengambil air wudhu, namun langsung keluar dari kamar mandi, dan menanyakan ini apa *menunjukkan testpacknya*.. Aku cuma cengar-cengir saja, sambil minta suami untuk membaca sendiri keterangan di kemasan testpacknya. Suami membaca keterangan di kemasan, diam sejenak, mungkin sedang berpikir, lalu setelah sadar, langsung sujud syukur. Aku juga mengikutinya sujud syukur di belakangnya.

 

Kotak Masalah (Bimbingan Konseling)

Dasar pikiran

Kotak masalah ini sering pula disebut “kotak tanya”. Dasar pemikirannya adalah untuk menampung masalah-masalah atau pertanyaan-pertanyaan yang dihadapi oleh siswa atau anggota yang lain dalam sekolah. Dengan jalan ini, diharapkan tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Penyelenggaraan ini mempunyai arti yang tidak kecil, baik dari segi yang preventif maupun segi korektif. Dengan sarana ini, apabila ada masalah atau persoalan maka akan dapat segera ditampung dan dipecahkan.

Pelaksanaan

Sekolah menyediakan kotak tertentu. Siswa atau pejabat yang lain dapat memasukkan hal-hal atau masalah-masalah yang menjadi persoalannya. Pada waktu-waktu tertentu (yang telah ditetapkan, misalnya seminggu sekali atau 3 hari sekali), kotak itu dibuka oleh pembimbing atau guru pembimbing untuk dipelajari. Jika dilihat dari masalahnya maka sifatnya ada dua macam, antara lain:

  • Masalah yang bersifat umum

Apabila masalah bersifat umum maka cara pemecahannya sebaiknya juga bersifat umum. Hal tersebut berarti bahwa masalah itu perlu dikemukakan secara umum kepada siswa dan dapat dilakukan dengan mengadakan bimbingan mengenai hal itu. Atau dikemukakan kepada siswa secara keseluruhan.

  • Masalah yang bersifat khusus

Apabila sifatnya khusus maka berarti hanya khusus mengenai siswa tertentu. Oleh karena itu, cara pemecahannya juga secara individual, yaitu dengan konseling.

Cara Memasukkan Masalah

Ada 2 pendapat yang sehubungan dengan perihal memasukkan masalah ke dalam kotak masalah, antara lain:

  1. Siswa memsukkan masalahnya ke dalam kotak tanpa disertai nama ataupun identitas yang lain. Hal ini didasari agar siswa lebih terbuka di dalam menyampaikan masalahnya. Cara ini mempunyai kelemahan, antara lain siapa yang mengemukakan masalah tidak dapat diketahui sehingga dapat menimbulkan kesulitan. Di samping itu, dengan tidak adanya nama atau identitas lain maka ada tendensi tidak adanya pertanggungjawaban dari anak yang mengajukan. Hal ini dikhawatirkan akan dapat mengarah kebebasan tanpa batas. Berdasarkan atas hal ini, penulis kurang dapat menerima cara ini.
  2. Siswa memsukkan masalahnya dengan menyebutkan nama dan identitas yan lain. Dengan cara ini, jelas ada pertanggungjawaban dari siswa yang mengajukan masalah. Kekurangan dari cara ini memang ada, yaitu mungkin anak menjadi kurang terbuka dalam menyampaikan masalahnya.

Penulis berpendapat cara kedua ini merupakan cara yang lebih baik karena dengan cara ini akan ada kebebasan yang bertanggung jawab. Dengan cara ini, kemungkinan untuk timbulnya efek yang kurang baik dapat dihindari.

Sumber:

Walgito, Bimo. 2010. Bimbingan dan Konseling (Studi dan Karier). Yogyakarta: Andi Offset.